- Advertisement -spot_img
33.1 C
Palembang
More
    HomeEducationBincang Bermakna Vol.33 | Pengidap Kanker Jangan Takut Kemoterapi

    Bincang Bermakna Vol.33 | Pengidap Kanker Jangan Takut Kemoterapi

    - Advertisement -spot_img

    Menurut Global Cancer Observatory, pada tahun 2020 terdapat 396.914 kasus kanker di Indonesia. Angka ini meningkat dari 2 tahun sebelumnya atau tahun 2018 sebesar 348.809 kasus. Mendengar kata kanker memang suatu hal yang menakutkan bagi kebanyakan orang karena penyakit satu ini memiliki angka kematian yang cukup tinggi. Kanker bisa menyerang di berbagai macam organ tubuh manusia yang banyak dialiri darah, seperti otak, hati, paru-paru, ovarian, payudara dan sebagainya.

    Menurut dr. Rizal Sanif, spOG (K). Onk. MARS, dalam acara Bincang Bermakna Volume 32 yang menggangkat tema Pengidap Kanker Jangan Takut Kemoterapi, kanker merupakan pertumbuhna sel yang tidak terkontrol dan bersifat menyebar. Bisa diderita oleh berbagai kalangan usia, seperti manula, dewasa, remaja hingga anak-anak dengan jenis kelamin perempuan atau pun laki-laki. Penyebab munculnya kanker karena terjadi mutasi gen yang bisa dipicu oleh berbagai macam faktor, seperti keturunan, pola hidup, virus, paparan karsinogen, obesitas bahkan kehamilan. Salah satu narasumber Bincang Bermakna Volume 32, Dian Fazila, merupakan pejuang kanker yang disebabkan oleh kehamilan karena plasenta yang tidak keluar dari rahim, sehingga menjadi jaringan hidup dan menimbulkan kanker.

    Kanker memang penyakit yang ganas, tetapi masih bisa disembuhkan dengan beberapa tipe pengobatan. “Pengobatan kanker adalah satu operasi, kedua dikemoterapi, ketiga diberikan radiasi. Terkadang ketiga pengobatan ini dikombinasikan, operasi dengan kemo, operasi dengan radiasi, kemo dengan radiasi. Terkadang tiga-tiganya diberikan.” Ujar dr Rizal Sanif, spOG (K). Onk. MARS, yang melakukan praktik di Rumah Sakit Hermina Palembang. Dian Fazila diberikan penanganan kemoterapi oleh dr. Rizal Sanif sampai akhirnya bisa sembuh dari kanker.

    Kemoterapi adalah pengobatan kanker yang menggunakan bahan kimia, yaitu obat khusus untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi bisa diberikan dengan cara suntikan infus, tetapi karena menggunakan obat khusus, kemoterapi memiliki efek seperti kerontokan rambut dan badan terasa sakit dan harus dilakukan beberapa kali sesuai dengan perkembangan sel kanker. Walaupun demikian, memilih pengobatan kemoterapi adalah salah satu cara untuk para pejuang kanker sembuh, seperti Dian Fazila.

    Sahabat Makna, pada intinya obat dari penyakit kanker adalah semangat. Jika para pejuang kanker memiliki semangat untuk sembuh maka tubuh akan menimbulkan energi yang positif, sehingga memiliki sistem kekebalan yang kuat dan menjadi tidak pantang menyerah untuk melakukan pengobatan sampai sembuh. Sampai berjumpa di Bincang Bermakna selanjutnya!

    - Advertisement -spot_img
    - Advertisement -spot_img
    Stay Connected
    15,825FollowersFollow
    Must Read
    Related News
    - Advertisement -spot_img

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here