- Advertisement -spot_img
25.1 C
Palembang
More
    HomeEducationIKIGAI: Menemukan Makna Kehidupan untuk Harapan Hidup yang Panjang

    IKIGAI: Menemukan Makna Kehidupan untuk Harapan Hidup yang Panjang

    - Advertisement -spot_img
    Image: Finoo.id

    Perasaan tidak bahagia bisa saja menghampiri orang-orang yang sedang berada dalam jenuh dan tidak semangat dalam menjalani kehidupan. Oleh sebab itu, kita membutuhkan sesuatu yang bisa membuat diri merasa bahagia dan bermakna, salah satunya adalah Ikigai. Lantas, apa yang Ikigai itu? Yuk cari tahu di sini Sahabat Makna!

    Ikigai berasal dari bahasa Jepang, terdiri dari dua kata yakni “iki” yang memiliki arti kehidupan dan “gai” yang berarti nilai. Oleh karena itu, kata Ikigai dapat diartikan sebagai makna atau nilai kehidupan. Orang yang memahami makna dan nilai kehidupannya akan menjalani hidup dengan merasa lebih berharga dan bahagia.

    Konsep Ikigai ini banyak diterapkan oleh orang Jepang, hal inilah yang membuat angka harapan hidup orang-orang Jepang tinggi. Diketahui Jepang merupakan negara kedua yang memiliki angka harapan hidup yang tinggi setelah Monako.

    Image: Freepik.com

    Sahabat Makna pasti bertanya-tanya nih, gimana sih cara menemukan Ikigai? Jadi, pada dasarnya Ikigai merupakan irisan dari empat elemen, Ikigai akan tercapai bila seseorang dapat menyeimbangkan keempat elemen tersebut, sehingga saling terisi dan membentuk tujuan hidup. Berikut ini elemen-elemen dari Ikigai yang Sahabat Makna harus ketahui:

    1. Mission

    Mission adalah sesuatu yang dilakukan sesuai dengan kegemaran Sahabat Makna serta bermanfaat untuk orang lain. Namun, ketika melakukan hal ini Sahabat Makna sebenarnya tidak menguasai dan juga tidak mendapatkan bayaran yang setimpal dengan apa yang dilakukan, bahkan tidak dibayar sama sekali.

    Contohnya aja kalau Sahabat Makna suka menjadi relawan, kegiatan itu pastinya sangat bermanfaat dong untuk orang banyak. Namun, belum tentu menjadi relawan adalah hal yang Sahabat Makna kuasai dan pastinya tidak akan mendapatkan imbalan dalam hal materi.

    2. Profession

    Profesi merupakan sesuatu yang Sahabat Makna kuasai dan orang lain mau membayar untuk hal itu. Namun, ketika Sahabat Makna menjalankan suatu profesi, sebenarnya bukan hal yang Sahabat Makna senangi dan tidak terlalu bermanfaat bagi banyak orang.

    Misalnya, Sahabat Makna adalah tipikal orang yang senang bekerja bertemu dan melayani orang lain. Namun, saat ini Sahabat Makna malah bekerja menjadi seorang akuntan di sebuah perusahaan dan hanya berhadapan dengan komputer setiap harinya. Pastinya, hal ini bertolak belakang dengan yang disukai oleh Sahabat Makna, tetapi harus tetap dilakukan untuk bisa bertahan hidup. Sahabat Makna pun menyadari kalau pekerjaan yang dilakukan tidak terlalu bermanfaat untuk orang lain.

    3. Vocation

    Kalau yang satu ini adalah sesuatu yang Sahabat Makna lakukan sebenarnya tidak dikuasai dengan baik, tetapi dibayar untuk melakukan hal itu. Walaupun bermanfaat untuk orang lain, tetapi hal ini justru tidak Sahabat Makna kuasai.

    Ambil contoh ketika orang tua Sahabat Makna memiliki suatu bisnis, kemudian mereka meminta Sahabat Makna untuk meneruskan bisnis tersebut. Sahabat Makna sadar bahwa ketika melanjutkan bisnis keluarga akan membuat kedua orang tua senang dan Sahabat Makna pun mendapatkan imbalan ketika melakukan itu. Namun, Sahabat Makna juga sadar kalau sedang mengerjakan sesuatu yang tidak disukai dan dikuasai.

    4. Passion

    Kalau ngomongin soal passion adalah hal yang Sahabat Makna kuasai dan juga sukai. Namun, belum tentu passion yang Sahabat Makna miliki akan dibayar sesuai oleh orang lain. Sahabat Makna juga sadar kalau yang dikuasai dan disukai tidak terlalu bermanfaat untuk orang lain.

    Misalnya nih Sahabat Makna memiliki passion melukis, lukisan yang Sahabat Makna buat bagus dan berbeda dari buatan orang lain. Namun, setelah dipertimbangkan ternyata menjadi seorang pelukis tidak menjamin kebutuhan hidup Sahabat Makna dan juga tidak terlalu bermanfaat untuk orang lain. Passion Sahabat Makna ini ternyata kurang memberikan makna dalam hidup karena hanya memenuhi keinginan sendiri, tanpa memberikan makna untuk orang lain.

    Oleh karena itu, penting banget untuk memenuhi keempat aspek Ikigai agar Sahabat Makna mengentahui makna dari sesuatu yang dikerjakan. Jadi, coba deh Sahabat Makna tulis beberapa kegiatan yang dikuasai, disukai, orang lain mau membayar dan pastinya bermanfaat untuk orang lain. Nah, kalau ada satu kegiatan yang masuk ke empat kriteria itu, bisa jadi itu adalah Ikigai Sahabat Makna.

    Jika Sahabat Makna belum menemukan Ikigai sekarang gak perlu khawatir kok, mencari Ikigai memang memerlukan waktu dan proses. Terpenting adalah Sahabat Makna mau untuk memulai melakukan sesuatu dan pikirkan mengenai tujuan ketika melakukan sesuatu. Mencapai Ikigai juga bukan hal yang mudah, pastilah ada rintangan yang menghadang, tetapi jangan sampai rintangan ini menjadi penghambat buat Sahabat Makna mencapai Ikigai.

    Setelah penjelasan di atas, gimana nih Sahabat Makna tertarik untuk menemukan Ikigai di dalam diri sendiri? Kalau iya, semoga berhasil menemukan makna hidup Sahabat Makna mulai dari sekarang ya!

    - Advertisement -spot_img
    - Advertisement -spot_img
    Stay Connected
    17,435FollowersFollow
    Must Read
    Related News
    - Advertisement -spot_img

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here