- Advertisement -spot_img
24.1 C
Palembang
More
    HomeEducationKetergantungan pada Suami, Awas Tanda-Tanda Istri Mengidap Sindrom Cinderella Complex

    Ketergantungan pada Suami, Awas Tanda-Tanda Istri Mengidap Sindrom Cinderella Complex

    - Advertisement -spot_img

    Menceritakan sebuah kisah kehidupan seorang perempuan cantik yang ditindas oleh ibu dan saudara tirinya, kemudian kehidupannya berubah menjadi putri kerajaan karena dicintai oleh seorang pangeran, dongeng satu ini memiliki kesan tersendiri bagi para penontonnya. Apalagi kalau bukan cerita dongeng berjudul Cinderella yang pernah difilmkan oleh Disney. Dongeng satu ini memiliki versi yang berbeda-beda pada setiap negara, tetapi makna yang terkandung di dalam film ini sama saja. Namun, tahukah Sahabat Makna, nama Cinderella dijadikan sebutan untuk salah satu sindrom mengenai pola psikologis seseorang, yakni sindrom Cinderella Complex. Penasaran sindrom apa itu? Yuk ikuti informasi selengkapnya yang sudah dirangkum Maknamagz!

     Mengenal Sindrom Cinderella Complex

    Dikutip dari salah satu jurnal psikologi, Indigenous, menurut Dowling Cinderella Complex memiliki pengertian suatu jaringan sikap dan rasa takut yang sangat tertekan, sehingga wanita tidak bisa dan tidak berani memanfaatkan sepenuhnya kemampuan otak dan kreativitasnya. Cinderella Complex juga memiliki makna ketergantungan psikologis yang terjadi pada perempuan berupa keinginan mendalam untuk dirawat dan dilindungi oleh orang lain terutama laki-laki. Secara sederhana, sindrom Cinderella Complex ini adalah pola psikologis yang dialami oleh seorang perempuan ketika tidak bisa mandiri serta merasa bergantung kepada orang lain atau lelaki, seperti ayah, kakak dan terutama pasangannya.

    Melansir dari Halodoc.com, istilah sindrom Cinderella Complex bukan digunakan dalam psikologi klinis atau psikiatri. Istilah ini digunakan hanya untuk menggambarkan pola perilaku tertentu karena adanya dorongan kebiasaan, stereotip tentang perbedaan antara pria dan wanita. Apabila pola perilaku ini mengganggu kualitas hidup orang atau lingkungannya maka dapat menunjukkan adanya gejala karakteristik Personality Disorder atau Dependent Personality Disorder.

    Penyebab Seseorang Mengalami Cinderella Complex

    Dilansir dari jurnal Indigenous, penyebab seorang perempuan mengalami Cinderella Complex karena beberapa hal, pertama pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua sangat berpengaruh dalam tumbuh kembang anak, salah satunya adalah melatih kemandirian anak. Pola asuh orang tua yang over protektif dapat menyebabkan seorang anak perempuan mengalami sindrom ini, sehingga sebagai orang tua memberikan pola asuh permisif sangat tepat untuk membentuk kemandirian anak.

    Kedua kematangan pribadi, kematangan merupakan proses secara terus-menerus sistem organisme dalam mencapai kedewasaan kelakuan yang memantapkan reaksi-reaksi organisme terhadap alam sekitar sedemikian rupa, sehingga mampu mempertahankan keutuhan sesuai keadaan dewasa yang dihasilkan dari proses pemasakan.

    Ketiga konsep diri, antara perempuan dan laki-laki cenderung memiliki konsep diri yang berbeda karena perlakuan orang lain, keluarga atau masyarakat  yang berbeda pula. Harga diri dan stereotip yang dialami oleh perempuanlah membuat kebanyakan perempuan memiliki sindrom Cinderella Complex.

    Ciri-Ciri Sindrom Cinderella Complex

    Perempuan yang memiliki sindrom Cinderella Complex dapat dikenali dengan beberapa ciri-ciri, yakni merasa cemas jika hidup sendiri, secara terbuka mengutarakan keinginannya  untuk selalu diperhatikan, jarang atau bahkan tidak pernah mau untuk keluar dari zona nyamannya. Kesulitan menghidupi diri sendiri, merasa kesulitan dan tidak mau untuk membuat keputusan besar terhadap diri dan kehidupan sendiri, sangat patuh terhadap pilihan dan keputusan pasangan dan terakhir adalah lebih menyukai untuk berperan menjadi ibu rumah tangga.

    Mengatasi Sindrom Cinderella Complex

    Ketika pasangan Sahabat Makna mengalami sindrom ini, Sahabat Makna bisa membantu pasangan untuk secara perlahan mengatasi sindrom yang sedang dialaminya. Ada beberapa cara yang bisa Sahabat Makna lakukan untuk mengatasi sindrom Cinderella Complex, yakni membuat pasangan terkoneksi dengan Sahabat Makna atau orang lain, seperti keluarga dan teman-temannya. Biasanya perempuan yang mengalami sindrom ini cenderung menunggu orang lain untuk membuatnya merasa terbebaskan dari masalah yang dihadapi, sehingga menimbulkan peran pasif dan tidak menonjolkan diri.

    Selain itu, Sahabat Makna bisa membantu pasangan untuk memberikan motivasi agar dapat mengambil tindakan dalam segala situasi. Kemudian, ajak pasangan untuk dapat mengenali dirinya sendiri dan orang lain serta bantu pasangan agar dapat meningkatkan kepercayaan dirinya bahwa ia mampu untuk mengambil keputusan dan berdiri di kaki sendiri.

    Itulah tadi Sahabat Makna informasi mengenai Cinderella Complex, semoga semua perempuan yang mengalami sindrom ini bisa segera melepaskan diri dan menjadi perempuan yang mandiri. See you Sahabat Makna!

    - Advertisement -spot_img
    - Advertisement -spot_img
    Stay Connected
    16,508FollowersFollow
    Must Read
    Related News
    - Advertisement -spot_img

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here