- Advertisement -spot_img
23.3 C
Palembang
More
    HomeNewsMenyusul Sang Ayah, Bupati Musi Banyuasin Terjerat Kasus Korupsi, Netizen: Like Father...

    Menyusul Sang Ayah, Bupati Musi Banyuasin Terjerat Kasus Korupsi, Netizen: Like Father Like Son

    - Advertisement -spot_img

    Dodi Reza Alex Noerdin, bupati non aktif Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatra Selatan ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat malam (15/10). Dodi terlihat mengenakan rompi orange KPK dengan kondisi tangan diborgol. Selain Dodi, ada beberapa orang lainnya yang ditangkap oleh KPK, yakni sejumlah ASN di pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin dan pihak yang menyuap. Dilansir dari nasional.tempo.co, Dodi ditangkap oleh komisi anti rasuah ini lantaran melalukan korupsi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin.

    “Dugaan adanya arahan dan perintah dari DRA kepada HM, EU dan beberapa pejabat di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin agar proses pelaksanaan lelang direkayasa sedemikian rupa, di antaranya membuat list daftar paket pekerjaan dan ditentukan calon rekanan yang akan menjadi pelaksana pekerjaan,” Ujar Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK, melalui konferensi pers pada Sabtu lalu.

    Tak tanggung-tanggung, Dodi mendapatkan fee senilai Rp2,6 miliar dari hasil korupsi 4 proyek sekaligus, yakni Rehabilitasi Daerah Irigasi Ngulak III, Kec. Sanga, peningkatan jaringan irigasi DIR Epil, peningkatan jaringan irigasi DIR Muara Teladan dan normalisasi Danau Ulak Ria, Kecamatan Sekayu. Keempat proyek ini dimenangkan oleh PT Selaras Simpati Nusantara, perusahaan milik SUH yang juga ditangkap oleh KPK.

    Sehari sebelum penangkapan Dodi oleh KPK, Dodi meminta izin kepada Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, untuk berangkat ke Norwegia. Dilansir dari Tribunnews.com, Plt Bupati Musi Banyuasin, Beni Hernedi, mengatakan bahwa dirinya pernah mendengar jika Dodi Reza Alex Noerdin akan berangkat ke negara Norwegia.

    “Keberangkatan pak Bupati ke Norwegia untuk menjadi pembicara dalam acara forum Internasional terkait Biofuel,” Ujar Beni ketika ditemui di Griya Agung.

    Plt. Bupati Musi Banyuasin itu mengaku kaget ketika mendapatkan kabar bahwa Dodi ditangkap oleh KPK, ia berujar bahwa saat itu sedang memancing ikan sekaligus memantau lokasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Selat Malaka, Taman Nasional Berbak Sembilang, Sungai Benu berbatasan antara Jambi, Banyuasin dan Musi Banyuasin.

    Tak berselang lama sebelum ditangkapnya Dodi Reza Alex Noerdin oleh KPK, sang ayah, Alex Noerdin, sudah ditangkap lebih dahulu oleh Kejaksaan Agung. Alex Noerdin merupakan mantan Gubernur Sumatra Selatan selama dua periode, yakni tahun 2008- 2018 dan juga mantan Bupati Musi Banyuasin selama 2 periode tahun 2001-2006 dan 2007-2012 tetapi mundur karena mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumatra Selatan. Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung pada 16 September 2021 dalam kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Pemerintah Provinsi Sumsel periode 2010-2019. Satu minggu kemudian, Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya dengan dugaan korupsi Masjid Sriwijaya yang terletak di kawasan Jakabaring, Kota Palembang. Dari hasil korupsinya yang sudah merugikan negara, Alex Noerdin meraup kekayaan sebesar Rp2,4 miliar.

    Mendapati mengenai berita ini, banyak netizen yang berkomentar di sosial media seperti instagram, bahkan ada beberapa netizen yang berkomentar like father like son. Seperti berikut:

    Febxxx: “Like father like son wkwkwk”

    Untungxxxx:”Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.. Akorlah nian…”

    12muhxxxx: “Anak smo bapak kompak dlm korupsi”

    - Advertisement -spot_img
    - Advertisement -spot_img
    Stay Connected
    16,232FollowersFollow
    Must Read
    Related News
    - Advertisement -spot_img

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here