- Advertisement -spot_img
30.1 C
Palembang
More
    HomeWeddingSebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah Muda, Ketahui Hal Penting Ini

    Sebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah Muda, Ketahui Hal Penting Ini

    - Advertisement -spot_img

    Menikah adalah momen sakral yang harapannya hanya dilakukan sekali untuk seumur hidup. Kamu tentu mendambakan pernikahan yang sejahtera dan harmonis bukan ?

    Memutuskan untuk menikah artinya kamu siap menerima segala konsekuensi dari kehidupan setelah menikah. Sahabat Makna perlu tau loh, kehidupan setelah menikah tidak hanya perasaan senang-senang saja yang akan kamu alamin, tetapi masih banyak hal nantinya yang akan kamu lewati bersama pasangan. Tentunya hal ini memerlukan persiapan yang matang dari segi fisik, materi maupun mental.

    Menurut BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) laki- laki idealnya menikah diumur 25 tahun dan perempuan di umur 21 tahun. Pada umur tersebut, perempuan dianggap telah memiliki kesiapan secara fisik yang matang ditandai dengan organ reproduksi yang siap untuk mengalami masa kehamilan.

    Nah, buat Sahabat Makna yang ingin segera menikah namun belum mencapai umur ideal, ada baiknya kamu mengetahui hal berikut ini :

    Pernikahan Diatur Oleh Undang-Undang

    Sebagai Negara hukum, Indonesia memiliki peraturan yang mengatur batas usia minimal seseorang untuk menikah. Jika kamu ingin melangsungkan pernikahan yang di akui oleh negara, maka kamu perlu mengikuti aturan yang dibuat oleh pemerintah.

    Batasan umur untuk melakukan pernikahan diatur pada UU No. 16 Tahun 2019 yang menetapkan bahwa perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun.

    Nah, jika kamu ingin segera menikah muda, ada baiknya mempertimbangkan aturan tersebut sehingga pernikahanmu tidak hanya diakui oleh agama namun juga diakui dan tercatat oleh negara.

    Menikah Muda Berisiko Penyakit Kanker Serviks

    Banyak penelitian yang membuktikan bahwa hamil di usia muda dapat meningkatkan risiko perempuan terkena penyakit kanker serviks. Hal ini di karenakan organ reproduksi dianggap belum matang sehingga belum siap untuk mengalami kehamilan. Selain itu, hamil di usia muda juga dapat mengakibatkan kematian pada ibu loh Sabahat.

    Menurut WHO, pada tahun 2016, angka kematian ibu merupakan penyebab kematian kedua bagi wanita di usia reproduksi (15-19 tahun) setelah  HIV / AIDS. Hamil di usia muda, kamu juga akan mengalami kesulitan selama masa persalinan, mulai dari pendarahan sampai risiko keguguran.

    Seperti yang disarankan oleh BKKBN, bahwa umur yang ideal untuk menikah bagi perempuan yaitu 21 tahun, hal ini untuk mengurangi risiko kamu terkena komplikasi selama masa kehamilan.

    Tanggung Jawab di Kehidupan Setelah Menikah

    Setelah mengucapkan janji sakral, artinya kamu dan pasangan sudah sah menjadi sepasang suami istri. Menikah adalah momen bahagia untuk kamu dan si dia karena akan menghabiskan sisa hidup bersama-sama. Akan ada bnyak hal indah yang akan kamu alamin bersama pasangan. Tapi, Sahabat Makna harus tau ya, setelah menikah tidak hanya momen indah. Kamu akan mengalami banyak problematika kehidupan berumah tangga yang bersangkutan dengan tanggung jawab kamu baik sebagai anggota keluarga maupun kepala keluarga.

    Tanggung jawab yang akan kamu hadapi memerlukan kesiapan yang matang, mulai dari materi dimana kamu tidak akan lagi hidup dengan ayah dan ibumu.  Kamu akan mengerjakan segala urusan rumah tangga dengan hasil jerih payah mu untuk membangun keluarga dari awal bersama pasangan. Ada banyak kebutuhan yang perlu kamu penuhi, seperti biaya listrik, uang makan, biaya kesehatan dan masih banyak biaya pokok lainnya.

    Selanjutnya kamu juga harus mempunyai kesiapan secara mental, hal ini dikarenakan kehidupan berumah tangga akan ada banyak masalah yang akan kamu hadapi dan selesaikan bersama pasangan, dari mengasuh anak, mencari nafkah, mengurus rumah sampai permasalahan-permaslaahan lainnya yang akan kamu selesaikan secara dewasa dengan pasangan. Tentu hal ini sangat memerlukan mental yang kuat dan siap untuk mengahdapinya, sehingga kamu tidak mudah stres atau bahkan sampai terjadi KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).

    Ada banyak risiko yang akan kamu alamin jika melakukan pernikahan di usia muda, jadi ada baiknya Sahabat Makna mempertimbangkan kembali hal-hal diada bersama pasangan sebelum memutuskan untuk menikah muda ya!

    - Advertisement -spot_img
    - Advertisement -spot_img
    Stay Connected
    15,822FollowersFollow
    Must Read
    Related News
    - Advertisement -spot_img

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here